Nyontek, Awal Dari Tindak Korupsi (Kecil)


Download Beta

Artikel ini dulunya admin posting di http://salansi.blogspot.com. Namun sekarang blog tersebut sudah admin pusatkan di My-Axes.


Artikel ini merupakan request dari teman saya. Semoga bermanfaat.
Nyontek, siapa sih yang nggak tahu dengan kata ini? Saya yakin pasti semua tahu. Ada yang tahu karena pernah mendengar, ada yang tahu karena pernah melihat orang lain melakukannya, bahkan ada yang tahu karena sudah pernah melakukannya.
Nyontek sudah menjadi suatu budaya yang sangat mengkhawatirkan bagi generasi muda penerus bangsa. Tindakan yang terlihat sepele ini sudah menjadi suatu kebiasaan yang tidak pernah ditinggalkan oleh para penggemarnya. Mulai dari pelajar SD, SMP, SMA, mahasiswa, pengusaha, bahkan sampai ke pejabat negara. Wah, berarti sudah kayak penyakit menular donk? Hehe :D
Memang kebiasaan nyontek ini sudah menyebar bagaikan penyakit menular seperti penyakit pilek yang sekarang ini sedang menyerang kalangan umum. Lho, kok sampai penyakit pilek? Huft, ya karena memang sudah hampir sama. Bahkan hampir mirip. Coba deh, jika teman kalian terserang virus flu/pilek tiba-tiba bersin di dekat kalian, pasti kalian akan tertular penyakit pilek/flu tersebut. Sama halnya seperti nyontek (korupsi kecil). Jika kalian punya teman yang “terkena virus nyontek” tiba-tiba meminta jawaban kepada kalian, maka apa yang terjadi? Ya betul... Kalian akan memberikan jawaban kepada teman kalian. Kenapa? Berikut beberapa alasannya :
1. Solidaritas
2. Takut dijauhi teman
3. Takut dimusuhi
4. Takut di kucilkan, dll
                Setelah itu, jika teman kalian sudah meminta jawaban kepada kalian, secara otomatis kalian akan meminta balasan atau imbalan. Apa itu? Salah satunya dengan balik meminta jawaban dari teman yang tadi. Wow,,, bener-bener menular kan? Eits, virus ini belum berhenti sampai sini saja. Masih ada lanjutannya. Setelah itu, pasti akan mencoba meminta jawaban kepada teman yang lain dan akhirnya virus “nyontek” berhasil tersebarkan secara cepat tanpa hambatan. Kayak jalan TOL aja. Hehe :D
                Tahukah kalian bahwa nyontek itu merupakan awal dari tindakan korupsi? Korupsi besar-besaran dimulai dari korupsi tingkat kecil terlebih dahulu. Dan salah satunya adalah budaya mencontek ini. Wahai pelajar... Generasi muda... Penerus Bangsa... Apa kalian mau terus-terusan seperti ini? Jangan hancurkan negara tercinta ini dengan tindakan korupsi.
                Kenapa sih banyak orang suka mencontek? Kenapa mereka selalu membudayakan hal ini? Setelah ditelusuri oleh SALANSI, ternyata ada beberapa faktor yaitu :

                1. Di Indonesia Diterapkan Sistem Nilai
                Pahamkah dengan kalimat di atas? Mengertikah? Oke deh, saya jelaskan. Indonesia adalah negara yang menerapkan sistem nilai. Maksudnya? Maksudnya, siapa yang mempunyai nilai IJAZAH atau bukti nilai lain tinggi, maka dia dikatakan sebagai orang yang PINTAR. (Silakan baca “perbedaan cerdas dan pintar” di http://my-axes-educate.blogspot.com). Oleh karena itu, orang akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan nilai tersebut, salah satunya adalah dengan menyontek (cheat).

                2. Adanya Kesempatan
                Salah satu faktor adanya budaya nyontek adalah “adanya kesempatan”. Kesempatan melakukan tindakan ini biasanya diberikan oleh pengawas yang tidak peduli dengan korupsi. Jadi dia akan membiarkan apa saja yang dilakukan orang lain. Contohnya, saat UN (Ujian Nasional) banyak pengawas yang malah asyik ngobrol dengan pengawas lain, ada juga yang asyik memainkan HANDPHONE padahal siswa (peserta UN) yang diawasi sedang asyiknya mencontek dan saling bertukar jawaban. Sebenarnya pengawas tahu dengan hal ini, tapi entah apa yang beliau pikirkan sehingga membiarkannya.

Jadi, pesan dari saya :
-> JANGAN PERNAH MENYONTEK (MENCONTEK) JIKA NEGARA INI MAU MAJU.
-> KORUPSI BESAR DIAWALI DENGAN KORUPSI KECIL
-> PERUBAHAN BESAR DIMULAI DARI PERUBAHAN KECIL



Share this post :

Poskan Komentar

Peraturan :
Karena beberapa kali terjadi penulisan komentar yang tidak sesuai dengan peraturan, maka banyak komentar yang admin hapus. Dan admin mengubah settingan komentar.

1. Silakan tulis komentar dengan bahasa yang sopan dan berkaitan dengan artikel.
2. NO SARA, NO PORNO, NO KEKERASAN.
3. Dilarang menulis komentar yg sama pada setiap posting.
4. Akun anonim sudah dinonaktifkan.
5. Jika menggunakan Name dan URL, harus URL yang valid. (tidak berlaku/dinonaktifkan)

> Jika ditemukan komentar yang melanggar ketentuan ini akan dihapus.
> Berlaku untuk komentar mulai 21 April 2013 dan seterusnya.

Sponsor

Anda merasa dibantu??? Silakan berikan DONASI anda seikhlasnya.

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. My-Axes - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
Selamat datang di My-Axes Edukasi. Sebuah situs blog sederhana yang akan memberikan anda pengetahuan-pengetahuan dan artikel terupdate. Ingin lebih dekat dengan admin? Hubungi admin dengan mengirimkan pesan singkat (sms) ke 085641282142. Terimakasih.