Bagaimanakah Serunya Tari Barong Dan Keris?


Download Beta


Sobat, kemarin admin baru saja pulang dari BALI. Selama 5 hari admin berada di BALI untuk tour bersama teman-teman satu sekolah. Salah satu wisata yang kami kunjungi adalah Tari Barong dan Keris atau Barong and Keris Dance.

Lokasinya berada di desa Celuk-Sukawati-Gianyar-Bali. Pertunjukan diadakan setiap hari pukul 09.30 sampai 10.30. Yap, satu jam pertunjukan. Tarian BARONG dan KERIS adalah suatu tarian yang menggambarkan pertarungan antara kebaikan melawan kejahatan. Tokoh utamanya adalah BARONG dan RANGDA yang berbeda sifatnya.

”BARONG” adalah makhluk mitologi yang mewakili kebaikan. Menurut kamus besar bahasa Indonesia offline V1.3 tertulis bahwa :

ba·rong [1] Bl n tarian yg memakai kedok dan kelengkapan sbg binatang buas (singa), dimainkan oleh dua orang (satu di depan, yaitu di bagian kepala dan satu di belakang, yaitu di bagian ekor), dipertunjukkan dng cerita Calon Arang;

Lawan kebaikan adalah kejahatan. Kejahatan diwakili oleh makhluk bernama “RANGDA”. Rangda digambarkan sebagai makhluk dengan muka yang menyeramkan.

Bagaimana sih jalan ceritanya? Mau tau? Yakin mau tau? Oke deh, sedikit bocoran ya... Hehe ^_^

Pada pembukaan, BARONG ditemani seekor kera berada di dalam hutan. Dalam segmen ini, mereka menunjukkan kelucuan dan kelihaian mereka menghibur penonton. Kemudian beberapa saat, datang tiga orang bertopeng yang membuat keributan. Si kera tidak suka dan langsung berkelahi dengan mereka. Si kera berhasil memotong hidung salah satu dari mereka. Pada bagian pembukaan hanya sekedar itu saja. Sebenarnya itu belum masuk cerita kayaknya. ^_^

Berikutnya BABAK PERTAMA. Muncul dua orang penari, mereka adalah pengikut setia RANGDA yang sedang mencari para pengkut DEWI KUNTI dimana mereka sedang dalam perjalanan untuk menemui PATIH.

Selanjutnya BABAK KEDUA. Begitu pengikut DEWI KUNTI tiba, salah satu dari pengikut RANGDA berubah wujud menyerupai RANGDA dan memasukkan roh jahat keada pengikut DEWI KUNTI menyebabkan mereka menjadi kerasukan dan lupa ingatan sebelum mereka berhasil bertemu sang patih. Tidak sadar dengan perubahan yang dialami oleh pengikut DEWI KUNTI, sang patih bersama-sama mereka menghadap DEWI KUNTI.

Lanjut ke BABAK KETIGA. Dewi kunti muncul bersama anaknya SAHADEWA. Dewi kunti telah berjanji untuk memberikan sahadewa sebagai korban. Sebenarnya Dewi kunti tidak rela, Tetapi dengan ilmu sakti yang dimiliki RANGDA dengan bujukan para pengikut Dewi kunti yang sudah kerasukan roh jahat, Rangda pun akhirnya bisa mempengaruhi Dewi Kunti sehingga menjadi marah kepada Sahadewa dan menyuruh sang patih untuk membuang Sahadewa ke dalam hutan. Sang patih tidak membantah karena dia pun dipengaruhi roh jahat.

BABAK KEEMPAT. Sahadewa diikat di bawah pohon besar dan ditinggal sendiri. Tiba-tiba turunlah Batara Siwa. Batara Siwa merasa kasihan kepada Sahadewa dan menganugerahkan ilmu kesaktian dan kekebalan kepada Sahadewa. Beberapa saat kemudian, Rangda datang dan berusaha membunuh, mencabik, dan mengoyak-oyak tubuh Sahadewa tapi tidak berhasil karena Sahadewa sudah diberikan ilmu kekebalan oleh Batara Siwa. Rangda pun menyerah dan memohon ampunan kepada Sahadewa. Sahadewa pun memberikan pengampunan kepada Rangda.

BABAK KELIMA. Kalika yang merupakan murid Rangda yang paling sakti memohon ampunan kepada Sahadewa seperti Rangda, namun Sahadewa menolaknya. Akhirnya murkalah Kalika. Mereka berduel. Kalika berubah menjadi babi dan burung gagak, tapi Sahadewa mengalahkannya. Terakhir, Kalika berubah menjadi Rangda. Sahadewa agak kewalahan dan akhirnya Sahadewa berubah menjadi BARONG. Mereka terus bertarung dan tidak ada yang kalah. Pertarungan ini menjadi abadi (antara kebaikan dan kejahatan).

PENUTUPnya adalah Munculnya pengikut BARONG yang berusaha menolong BARONG. Namun dengan kesaktian Kalika yang berubah menjadi Rangda, pengikut barong berusaha membunuh diri mereka sendiri dengan menggunakan KERIS. Barong dengan kebaikannya berusaha menolong pengikutnya itu dan berhasil mengeluarkan roh jahat dari tubuh mereka.

Demikianlah alur cerita yang ada di tarian BARONG DAN KERIS. Cerita tersebut saya kutip dari lembaran sinopsis yang dibagikan kepada pengunjung saat sebelum masuk ke dalam area pertunjukan.

Sumber Kutipan :
- KBBI Offline V1.3
- Lembaran yang dibagikan kepada pengujung tari barong


Terimakasih. Semoga bermanfaat.
Jangan lupa tinggalkan komentar.



Share this post :

Poskan Komentar

Peraturan :
Karena beberapa kali terjadi penulisan komentar yang tidak sesuai dengan peraturan, maka banyak komentar yang admin hapus. Dan admin mengubah settingan komentar.

1. Silakan tulis komentar dengan bahasa yang sopan dan berkaitan dengan artikel.
2. NO SARA, NO PORNO, NO KEKERASAN.
3. Dilarang menulis komentar yg sama pada setiap posting.
4. Akun anonim sudah dinonaktifkan.
5. Jika menggunakan Name dan URL, harus URL yang valid. (tidak berlaku/dinonaktifkan)

> Jika ditemukan komentar yang melanggar ketentuan ini akan dihapus.
> Berlaku untuk komentar mulai 21 April 2013 dan seterusnya.

Sponsor

Anda merasa dibantu??? Silakan berikan DONASI anda seikhlasnya.

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. My-Axes - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
Selamat datang di My-Axes Edukasi. Sebuah situs blog sederhana yang akan memberikan anda pengetahuan-pengetahuan dan artikel terupdate. Ingin lebih dekat dengan admin? Hubungi admin dengan mengirimkan pesan singkat (sms) ke 085641282142. Terimakasih.